Skoliosis, Perlukah Operasi?

27Nov '19

Skoliosis, Perlukah Operasi?

Pada umumnya pengobatan utama skoliosis berupa operasi besar nan riskan. selain operasi disarankan brace konvesional yang keras. terdapat 2 macam operasi:

Tipe pertama dengan pen ditanam di dalam tulang. Operasi hanya dilalukan sekali akan tetapi mempunyai efek samping penuaan dini dan tulang mempunyai kecenderungan untuk keropos lebih cepat. Ini disebabkan oleh pen yang ditanam sehingga membatasi gerak tulang. Tulang yang tidak bergerak akan lebih mudah keropos dibandingkan yang aktif.

Tipe kedua adalah tipe yang dipasang (operasi besar) kemudian setelah setahun atau jangka waktu yang ditentukan dilepas kembali (operasi besar kedua) sehingga pasien harus menjalani dua kali operasi. Sisi baiknya tidak akan ada penuaan dan pengeroposan dini akan tetapi meninggalkan bekas luka keloid di punggung. Perlu disadari walaupun riskan, pada kasus skoliosis tertentu operasi memang diperlukan apabila: Pasien mempunyai sakit tak terhankan yang terapi non-ivasif manapun tak berhasil menyembuhkan sehingga diperlukan operasi, tentu saja dalam hal ini operasi sifatnya menjadi keperluan. Contoh lain pada pasien yang memiliki kurva sangat progresif (ganas) dalam hal ini biasanya terapi non ivasif hanya dapat memperlambat pertambahan skoliosis sampai stabil (pertambahannya berhenti) apabila sudah dilihat dari awal bahwa skoliosisnya mempunyai potensi untuk tidak dapat stabil, tentu saja operasi menjadi satu-satunya jalan. Ini adalah hal krusial dan kritis yang klinik kami periksa sewaktu pemeriksaan skoliosis secara detail.

Hard Brace Konvensional

Hard brace konvensional skoliosis berupa plastik keras mempunyai beberapa kelemahan dan kelebihan. Efisiensi penggunaan hard brace sangat bervariasi dan ditentukan oleh bentuk kurva skoliosisnya. Brace plastik konvensional mempunyai efisiensi tertinggi pada kurva C lumbal atau C Thoracal. Pada beberapa tipe kurva S, brace tersebut tak terlalu efisien karena hampir semua kurva S bersifat balance sehingga tak banyak Hard brace konvensional bisa dorong.

Hard Brace Modern dan Reverse skoliosis Hard Brace milik Klinik New Life

Lain halnya dengan Hard Brace baru generasi baru seperti Gensingen(German), Scolibrace(Australia), Reverse Scoliosis Hard Brace (tersedia di klinik new life). Ketiga brace tersebut mempunya prinsip sama yaitu membentuk brace dari mirror image (keterbalikan) tubuh skoliosis pasien. Bedanya, Gensingen dan scolibrace menangkap data 3D pasien yang kemudian dikirim ke negara asal untuk dicetak bdi negara asal. Selain mahal, Brace dicetak berdasarkan gambar 3D bukan dari badan pasien langsung. Sedangkan Reverse Scoliosis Hard brace dicetak langsung dengan postur mirror image tubuh sehingga hasil lebih akurat dan nyaman di tubuh pasien, dibuat di Indonesia dengan supervisi Dr. Samuel sehingga harga sangat terjangkau dan hasil sama seperti kedua Hard Brace import tsb.

Sangat disayangkan Terapi skoliosis di Indonesia masih sangat jarang dan belum banyak diketahui.Tak perlu khawatir lagi karena Klinik New Life Menyediakan berbagai solusi untuk skoliosis anda diantaranya Spinecor Brace.

Terapi Spinecor brace menjadikan pilihan tepat bagi anda yang belum sempat datang ke klinik secara rutin. Penyakit Skoliosis segera membutuhkan penanganan yang tepat karena dapat bertambah dengan cepat sewaktu puber tulang. Apabila sudah menjadi skoliosis besar (lebih dari 60 derajat) sangat sulit untuk diterapi dan membutuhkan konsultasi operasi dengan Dokter Spesialis Orthopedic.

Berobat Spinecor perlu segera dilakukan karena sebelum masa puber adalah saat terbaik untuk mengurangi derajat skoliosis. Sewaktu puber tulang spinecor akan membantu menahan pertumbuhan skoliosis dan setelah puber tulang spinecor kembali mengurangi derajat skoliosis.

Pemasangan Spinecor Jakarta oleh Dynamic Corrective Brace 150x150 - Skoliosis, Perlukah Operasi? memastikan hasil pemasangan maksimal. Dr.Samuel juga akan menginfokan untuk kasus tertentu apabila tipe skoliosis tidak tepat untuk menggunakan spinecor dan menyediakan solusi metode lain yang lebih sesuai dengan tipe skoliosisnya

Semua skoliosis besar berasal dari skoliosis kecil. Jangan tunda pemeriksaan skoliosis anda. Penanganan skoliosis yang tertunda dapat menambah skoliosis anda. Segera periksakan skoliosis anda ke klinik kami untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Spinecor Indonesia kini sudah jauh berkembang, pastikan anda mendapat informasi akurat mengenai tipe skoliosis anak anda dari klinik kami.

Semua skoliosis besar berasal dari skoliosis kecil. Jangan tunda pemeriksaan skoliosis anda. Penanganan skoliosis yang tertunda dapat menambah skoliosis anda. Segera periksakan skoliosis anda ke klinik kami untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Spinecor Indonesia kini sudah jauh berkembang, pastikan anda mendapat informasi akurat mengenai tipe skoliosis anak anda dari klinik kami.

Sumber : Kompasiana

ADD YOUR COMMENT